Alergi Anak merupakan penyakit yang lumrah terjadi, di tahun dua ribuan pun angka terjadinya penyakit ini juga ikut meningkat, sejalan dengan perubahan pola hidup masyarakat modern. Perubahan pola hidup masyarakat ini menghasilkan lingkungan yang memudahkan terjadinya alergi.

Pada dasarnya alergi terjadi saat sistem imunitas tubuh bereaksi terhadap benda asing, yang mungkin bagi orang lain tidak berbahaya. Saat benda asing masuk, tubuh memproduksi antibodi agar benda asing tersebut tidak menyebabkan penyakit. Pada orang dengan alergi, antibodi diproduksi meski benda asing itu tidak berbahaya. Saat terjadi kontak dengan alergen (bahan yang menyebabkan alergi), tubuh akan bereaksi dengan membuat kulit meradang, juga menimbulkan gangguan sinus, pernafasan, atau pencernaan.

Khusus pada anak, alergen atau penyebab terjadinya alergi bisa datang dimana saja, bahkan bisa ada didekat atau bahkan didalam rumah sendiri. Beberapa penyebab alergi yang tanpa disadari ada dirumah adalah:

1. Debu
Debu adalah kumpulan partikel sisa dari berbagai macam hal, mulai dari rerontokan daun kering, sel kulit mati, tanah, bangkai serangga, sisa makanan, serat, dan sampah lainnya.

2. Tungau
Tungau adalah penyebab utama dari alergi, dan debu yang terkumpul di sudut-sudut rumah menyediakan tempat tinggal yang nyaman bagi kutu mikroskopik ini. Tungau hidup dari sel-sel kulit mati yang Anda lepaskan setiap hari, maka dari itu, salah satu area favorit mereka adalah kasur Anda; bersembunyi di seprai, sela-sela jahitan pinggir kasur, bantal, bahkan boneka koleksi anak Anda. 

3. Hewan peliharaan
Anjing dan kucing jenis tertentu akan merontokkan bulu-bulunya sebagai mekanisme adaptasi alami mereka. Bulu dan sel kulit mati yang rontok inilah yang menjadi penyebab timbulnya reaksi alergi, bukannya bulu yang masih menempel di badan binatang. Selain itu, reaksi alergi juga bisa timbul akibat protein yang terkandung dalam air liur dan/atau urin anjing, kucing, dan binatang-binatang pengerat (hamster, kelinci, tikus). Partikel asing sisa binatang ini ringan, bisa beterbangan di udara, menempel di perabotan rumah dan bertahan sampai berbulan-bulan, hingga kemudian menjadi sarang tumbuhnya mutasi alergen yang mudah tersebar melalui udara.

Sebenarnya sampai saat ini penyebab alergi pada belum diketahi secara pasti, namun ada beberapa alergi yang sering terjadi pada anak, mulai dari:

1. Alergi makanan
Beberapa makanan seperti susu, ikan, dan seafood dapat menimbulkan alergi pada anak. Beberapa gejala yang timbul antara lain muntah, gatal-gatal, dan sakit perut. Beberapa alergi makanan dapat mereda saat anak beranjak dewasa, namun jika tetap terbawa sampai dewasa, sebaiknya hindari makanan pemicu alergi tersebut.

2. Alergi debu
Alergi debu merupakan salah satu penyebab alergi yang paling umum. Debu dapat dijumpai di sekitar rumah, mainan dan perlengkapan anak. Jika anak memiliki alergi debu, bersihkan rumah secara rutin agar tidak ada debu yang menumpuk dan jika perlu, pakaikan masker pada anak saat keluar rumah.

3. Alergi bulu hewan peliharaan
Beberapa tanda alergi bulu hewan peliharaan antara lain sesak nafas dan gatal-gatal. Biasanya hewan berbulu seperti kucing atau anjing menjadi pemicunya.

4. Alergi dingin
Alergi dingin adalah reaksi alergi jika terpapar suhu dingin. Beberapa gejala alergi dingin antara lain kulit menjadi merah, bengkak dan gatal. Pakaikan baju yang hangat pada anak saat berada di suhu dingin dan berikan minuman hangat untuk membuatnya merasa lebih baik.

Pada dasarnya tidak ada obat yang benar-benar dikhususkan untuk menanggunagi alergi pada anak, karena alergi biasanya bisa berkurang atau malah hilang hanya hitungan hari, namun bila terasa sudah ditahap mengkhawatirkan sebaiknya segera periksakan anak yang terkena alergi pada dokter ahli.

Dan yang terpenting adalah mengetahui dan segera menghindarkan anak pada alergen atau penyebab alergi itu sendiri.


Membeli mobil secara kredit ternyata bukan hanya bisa digunakan untuk mobil keluaran baru, bahkan sekarang ini mobil bekas yang harganya jauh lebih murah sudah di dapatkan dengan skema pembayaran secara kredit, tak ayal sekarang ini masyrakat Indonesia sudah banyak melirik kredit mobil bekas.

Sistem kredit mobil bekas tak berbeda dengan fasilitas cicilan lainnya. Simpelnya, Anda dapat memilih mobil bekas idaman, mencari lembaga keuangan pemberi kredit, membayar uang muka, lalu melakukan cicilan hingga lunas.

Dengan membeli mobil bekas dengan skema kredit pun dirasa mempunyai beberapa kelebihan, seperti harga mobil yang lebih murah sampai surat-surat kendaraan yang sudah siap tanpa harus lama menunggu.

Namun sebelum itu, ada beberapa hal yang harus kalian pastikan, seperti:

1. Surat kelengkapan
Saat Anda memutuskan untuk membeli mobil bekas, pastikan Anda meminta bukti kelengkapan surat seperti BPKB, STNK dan buku service sebagai informasi dan rekam jejak mobil dari pemilik sebelumnya. Anda harus teliti dalam memperhatikan keaslian surat dan dokumen tersebut, karena ini akan memudahkan Anda dalam proses balik nama, menghindari dari pembelian mobil curian, dan sebagainya.

2. Tentukan jenis mobil yang mau diambil
Ini juga penting untuk dipertimbangkan lebih dahulu, jangan sampai jenis mobil yang diambil tidak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Pilih mobil yang tahun produksinya belum terlalu lama. Karena usia mobil biasanya berpengaruh terhadap performanya.

Kalau kamu masih single dan mobil yang akan kamu beli digunakan sehari-hari, kamu bisa pilih mobil hatchback yang gak memerlukan ruang banyak. Tapi kalau mobil yang bakal dibeli buat digunakan keluarga sekaligus dipakai usaha, kamu bisa pilih mobil Multi Purpose Vehicle (MPV). Mobil jenis ini biasanya bisa angkut muatan lebih banyak dengan kabin yang lebih luas.

3. Pastikan Keuangan Sehat
Buat kamu yang ngebet pengin ngambil kredit mobil bekas, alangkah baiknya cek dulu kondisi keuangan kamu. Kalau udah punya hitungan matang, kamu bakal lebih siap dalam mencicil tiap bulannya. Hitungan yang paling mudah untuk menentukan keuangan kamu sehat atau tidak adalah dengan menghitung jumlah penghasilan kamu setiap bulan, kemudian kalian hanya boleh mempunyai cicilan tidak boleh dari 30 persen dari jumlah seluruh penghasilan bulanan kamu.

4. Pastikan kondisi mobil
Yang namanya mobil bekas, pastinya mempunyai beberapa kekurangan atau kerusakan, untuk itu wajib hukumnya untuk memeriksa secara keseluruhan kondisi mobil yang akan diambil. Ini berguna untuk meminimalisir biaya tambahan yang mungkin akan terjadi di kemudian hari, kalo saja ada kerusakan. Membawa tenaga ahli untuk mengecek keadaaan mobil bisa menjadi salah satu pilihan apabila anda tidak terlalu mengerti tentang mobil. Dan yang terakhir

5. Jangka Waktu Kredit & Suku Bunga
Jangka waktu kredit perlu untuk diperhitungkan dengan matang, karena akan mempengaruhi besarnya cicilan setiap bulan. Ada yang menawarkan jangka waktu 1 tahun, 3 tahun bahkan 5 tahun. Namun sebaiknya pilihlah yang jangka waktunya tidak terlalu singkat karena cicilan sudah pasti lebih besar. Hindari juga jangka waktu terlalu lama karena Anda juga akan mengeluarkan uang lebih banyak karena suku bunga yang dikenakan. Idealnya jangka waktu 3 tahun cocok untuk dipilih agar dapat meminimalisir kerugian yang ditimbulkan.

Suku bunga juga turut diperhitungkan karena ini juga berpengaruh terhadap besarnya cicilan mobil. Bunga cicilan kredit mobil baru sebenarnya lebih murah yakni 3% per tahun, dibandingkan dengan kredit mobil bekas yang bunganya bisa mencapai 9% pertahun. Namun biasanya perusahaan yang baik dan mapan keuangannya akan menetapkan suku bunga yang lebih rendah sehingga cicilan Anda bisa lebih ringan.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan membeli mobil bekas dengan skema pembayaran kredit. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan mebantu.

Pilihan