Daging sapi atau ayam jadi sumber protein yang nikmat dan disukai banyak orang. Meski demikian, ada kalanya konsumsi daging malah bisa berujung masalah kesehatan.

Daging yang terpapar bakteri berbahaya bisa menganggu pencernaan. Efeknya, bisa diare dan muntah-muntah, hingga demam. Hal ini biasanya disebabkan karena proses penyimpanan yang tidak benar.

Penting diperhatikan saat membeli daging, yaitu pilih daging yang justru sudah dibekukan. Daging beku cenderung tak mudah dihinggapi bakteri karena suhu dinginnya tak memungkinkan bakteri berkembang biak.

"Tujuan utama membekukan daging adalah untuk menidurkannya. Dalam keadaan beku, bakteri di dalam daging tidak akan bereaksi. Hal ini akan membuat daging awet secara alami," kata Sugiman, head sales and marketing PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Jika membeli daging dalam keadaan segar, cepat masukan ke dalam chiller bersuhu -18 derajat celcius. Jangan lupa untuk membungkus daging dengan plastik khusus makanan.

Saata daging dikeluarkan dari chiller, bakteri akan segera bereaksi. Karena itu, penting untuk segera mengolahnya.

"Bisa dikeluarkan perlahan-lahan dengan menaruhnya di kulkas bagian bawah semalaman. Kalau mau lebih cepat, rendam di wadah berisi air sambil dibungkus plastik, jangan sampai terkena airnya," ujar Sugiman.

0 komentar:

Pilihan